Satu Jiwa, Ribuan Hobi: Mengungkap Rahasia di Balik Diriku
Pernahkah kamu merasa kalau satu hobi itu tidak cukup? Di saat orang lain hanya ahli dalam satu bidang, kamu justru tertarik dengan banyak hal seperti musik, menggambar, berolahraga, melukis,
fotografi, dan lainnya. Selamat kamu sepertiku. Orang sering bertanya, bagaimana kita memiliki banyak hobi? Bagaimana kita bisa melatih itu semua? bukankah memiliki banyak hoi merepotkan? Aku seringkali mendapatkan pertanyaan tersebut. Mungkin orang lain menganggap kita aneh dan dilabeli gila. Tetapi, justru kita hanya ingin mencari terus menerus apa bakat kita sebenarnya dan hobi bagi kita juga sebagai penghibur.
fotografi, dan lainnya. Selamat kamu sepertiku. Orang sering bertanya, bagaimana kita memiliki banyak hobi? Bagaimana kita bisa melatih itu semua? bukankah memiliki banyak hoi merepotkan? Aku seringkali mendapatkan pertanyaan tersebut. Mungkin orang lain menganggap kita aneh dan dilabeli gila. Tetapi, justru kita hanya ingin mencari terus menerus apa bakat kita sebenarnya dan hobi bagi kita juga sebagai penghibur.
Aku mulai menemui bakatku saat diriku kecil, aku sangat mencintai seni terutama seni musik. Di awal aku hanya mengira demikian, eh ternyata aku memiliki bakat yang banyak seperti, observasi dan berolahraga. Aku tidak sangat unggul di olahraga kaki tetapi aku unggul dalam olahraga tangan. Walaupun, saat aku masih kecil aku lebih kuat di kaki. Aku dulu tidak dipercayai untuk melakukan banyak hal. Tetapi, sekarang aku dipercaya dan didukung, oleh sebab itu aku tidak akan berhenti untuk berkembang. Teman-teman juga jangan takut untuk lepas dari zona nyaman, dibalik ketidak nyamanan itu terdapat kenyamanan abadi yang menunggu.
Salah satu olahraga yang paling aku minati adalah voli. Aku sangat ingin bergabung dengan club voli tetapi club voli adanya hari selasa. Di hari selasa aku mengikuti paskibra atau yang bisa disebut pasukan pengibar bendera, aku sangat didorong untuk displin dan bertanggung jawab. Karena paskibra tersebut aku hanya dapat bermain di pelajaran olahraga. Jadi, jika terdapat halangan untuk mengembangkan kemampuanmu, carilah jalan lain.
Aku percaya bahwa akan ada kesempatan yang menungguku.
Comments
Post a Comment